Selasa, 05 Januari 2010

Kepada-Mu aku mengadu

Aku tahu
    terlalu banyak ketidaklayakan bagiku
                                       untuk mengadu
    apalagi
kepada-Mu

    terlalu tebal lumpur dan noda menyelimuti
                                          tubuh dan jiwaku
    terlalu banyak kelalaian membungkus
                                          hatiku
    terlalu sering pengabaian menghiasi
                                          hariku

tapi kepada siapa lagi aku mengadu
                           selain pada-Mu
biarlah aku hanya mengadu
                           pada-Mu
meski tanahku tak pernah pantas
                            mengadu pada-Mu

Jumat, 01 Januari 2010

Tahun Baru

Telah datang masa baru
    meninggalkan masa penuh catatan takdir diri

Mesti mulai ku tulis lembaran baru
   lembaran yang sama sekali berbeda dengan lembaran-lembaran lalu
Mesti ku rangkai kisah-kisah baru
   kisah-kisah yang tak pernah ku bayangkan di masa lalu

Inilah tahun baru di mana kebersamaan kita hanya di hati
                          di mana kerinduan hanya bisa dipertemukan
                                                                                dalam mimpi
                          di mana harapan mesti digantungkan pada
                                                                                 Sang Hakiki

Inilah tahun baruku
         tahun kehilanganku
dan semoga...
        menjadi tahun kebangkitanku
bersamamu selalu di hatiku

Matur Thanks You

Matur thanks you
       ku ucap padamu
Malam tadi kau menyambangiku
    masih tetap dengan gayamu
    masih tetap dengan kesederhanaanmu
    masih tetap dengan segala yang ada di dirimu

Matur thanks you
      ku ucap padamu
aku senang kau kunjungi aku
karna tak mampu lagi ku mengunjungimu

Matur thanks you
      ku ucap padamu
atas segala keindahan yang kau cipta untukku
atas segala kemegahan pada tiap hadirmu

Matur thanks you
      ku ucap padamu
semoga kau slalu punya waktu untuk menengokku
semoga Ia yang Serba Maha memberikan perkenannya padamu

Matur thanks you
      ku ucap padamu
selamanya engkau kekasih hatiku
selamanya engkau menjadi jiwaku

Syukron Ya Rabb

Syukron ya Rabb...
    Kau perkenankan aku bertemu kekasihku
    Kau ijinkan ia untuk menemuiku

Syukron ya Rabb...
    aku merindunya sepanjang waktu
    aku mendambanya selalu

Syukron ya Rabb...
    Kau perkenankan hatiku tetap merindu
    Kau ijinkan jiwaku tetap mendamba

Syukron ya Rabb...
    meski dalam tidur aku bertemu
    cukuplah itu bagiku

Syukron ya Rabb...
    aku tahu Engkau pasti mengasihiku
    karna kasih-Mu merata tak pandang bulu

Syukron ya Rabb...
    hanya itu yang mampu ku ucap bagi-Mu

Sabtu, 26 Desember 2009

Mohonku

Mohonku pada-Mu
           Wahai Penerima Segala Do'a

Perkenankan jiwa tetap menyatu dengan jiwa
Ijinkan cinta tetap menguni tahtanya

Mohonku pada-Mu
           Wahai Engkau yang Maha Segala

Biarkan aku tetap menggandengnya
Perkenankan aku tetap menyanjungnya
Ijinkan aku tetap mengabadikan namanya

Mohonku pada-Mu
           Wahai Engkau yang Tahu Segala

Tetapkan langkahku menuju bersama
Sempurnakan peranku dengan bersamanya

Mohonku pada-Mu
           Wahai Pemilik Samudera Cinta


Abadikan ia di hatiku
Sebagaimana aku mohon
      abadikan yakinku pada-Mu di dadaku

Mohonku pada-Mu
Amin sebagai jawab-Mu

Rabu, 23 Desember 2009

COBALAH

Cobalah untuk tidak memaksakan diri
Cobalah untuk bergerak sesuai hati
Cobalah untuk melangkah dengan pasti
Cobalah untuk mengikuti nurani
Cobalah untuk meninggalkan benci
Cobalah untuk menghindari iri
Cobalah untuk mengejar prestasi
Cobalah untuk terus memacu diri
Cobalah untuk tetap berhati
Cobalah untuk selalu mengabdi

Kau Tahu, Aku Sangat Rindu

Kadang tiba-tiba sepi menyelimuti diri. Tiba-tiba kau menghilang, meninggalkan hatiku yang kosong melompong. Hidup seakan tanpa arah dan tujuan, meski aku tahu masih banyak yang perlu aku perjuangkan. Impian dan angan yang telah kita bangun tak mungkin kuabaikan. Langkah-langkah awal yang telah kita mulai mesti kuteruskan. Dan putra kita adalah harapan masa depan yang tak boleh padam. Ia harus tetap bersinar, semakin hari semakin terang. Tak boleh ia redup, apalagi padam.
Aku tahu, kebersamaan kita telah disempurnakan pada hari itu. Hari ketika engkau dipanggil pulang. Hari ketika engkau harus menuju surgamu. Allah tahu segalanya. Setiap keputusan-Nya itulah yang terbaik bagi kita. Aku masih dan akan tetap meyakini itu.
Tapi ini tentang cinta isteriku. Cinta yang telah dianugerahkan kepada kita. Cinta yang telah membuat hati dan jiwa kita bersatu. Cinta yang telah meleburkan diri kita. Aku tahu, menatapmu setiap waktu tidak lagi menjadi hakku. Aku tahu gambar dan fotomu tak pernah mampu memuaskan kerinduanku. Kenanganku akan dirimu tetap akan hidup di hatiku.
Cinta selalu menumbuhkan kerinduan isteriku. Dan kerinduan hanya akan terpuaskan dengan sebuah pertemuan. Cinta menjadi begitu indah dalam sebuah pertemuan.
Aku tidak akan memustahilkan sesuatu, jiwaku. Kita pasti akan bertemu, meski pasti dengan cara yang berbeda. Karena aku yakin Allah sedang memandang kita, sedang melihat kesungguhan cinta kita. Dan ia pasti telah merencanakan sesuatu untuk pertemuan kita.
Aku selalu berdo'a, agar kita segera jumpa. Dalam hening malam, dalam dzikir panjang, dalam aliran asma-Nya, dalam mimpi terjaga.
Engkau pasti tahu isteriku, jiwaku tak pernah ada tanpa jiwamu di dalamnya. Itulah anugerah terbesar bagi kita. Aku tidak akan pernah melepas jiwamu dari diriku, itu yang selalu aku panjatkan dalam do'a.
Mari kita berdo'a bersama. Agar Allah segera mempertemukan kita dengan cara yang berbeda. Mari berdo'a bersama. Aku di sini engkau di sana.