ul, ah..entahlah dari mana ku mesti mulai bicara, bercerita dan berbagi denganmu. Banyak hal berlaku, berjalan, terjadi. Banyak hal yang kadang serasa tak mampu ku taggung sendiri. Banyak hal yang mesti kuceritakan agar beban tak terlalu menekan dada dan perasaan.
ah, ul..., yang jelas tidak ada pengalaman yang sama dan sebuah perjalanan waktu. setiap peristiwa membawa perbedaannya masing-masing, yang ada hanya kemiripa-kemiripan yang dapat dijadikan acuan. setiap peristiwa menambah deretan panjang pengalaman hidup. semakin nyata bagiku betapa indah dan nikmat kebersamaan denganmu.
ah, ul...ku rindu padamu, selalu rindu padamu, tak ada ragu, tak perlu malu.
ul...ah...selalu kau lebih mengerti aku, selangkah lebih cepat dari pemahamanku tentang diriku....
ul...pokoke kangen banget lah...
Kamis, 01 September 2011
Senin, 29 Agustus 2011
....Ul
................ah, Ul, lagi-lagi tak ada kata yang mampu kutuliskan untuk melukiskan apa yang sedang aku rasakan. cinta, rindu dan seluruh rasa yang kini ada di dada, mengalir dalam darah, menyebar ke seluruh arah, berhembus bersama nafas kian lama kian menyesak dada.
Ul, kini tanpa kata kita bicara, tanpa suara kita bersambung rasa, biarkan segalanya bicara dalam diam karena kata telah kehilangan makna, suara telah kehilangan kekuatannya.
Ul, segalanya telah kuungkap dalam diam, dalam resah, dalam gerak langkah. kepadamu, ...kepadamu, ....kepadamu.
Ul, kini tanpa kata kita bicara, tanpa suara kita bersambung rasa, biarkan segalanya bicara dalam diam karena kata telah kehilangan makna, suara telah kehilangan kekuatannya.
Ul, segalanya telah kuungkap dalam diam, dalam resah, dalam gerak langkah. kepadamu, ...kepadamu, ....kepadamu.
Label:
ul
Senin, 15 Agustus 2011
ungkapkan segala
ku menciummu dengan segenap jiwaku
sepenuh cintaku
seluruh rinduku
ku menciummu sepanjang waktu
gelegak kasihku padamu
segala keindahan menyatu
sepenuh cintaku
seluruh rinduku
ku menciummu sepanjang waktu
gelegak kasihku padamu
segala keindahan menyatu
Minggu, 14 Agustus 2011
....................
..............................................................................................................................................................................................
........................................................
ya begitulah. hanya padamu kuceritakan semuanya. semoga engkau mengerti.
terima kasih asal setiap keindahan yang telah terukir bersamamu
........................................................
ya begitulah. hanya padamu kuceritakan semuanya. semoga engkau mengerti.
terima kasih asal setiap keindahan yang telah terukir bersamamu
Label:
ceritaku
Sabtu, 06 Agustus 2011
sungguh kangen pakai banget lagi
Ul, menangis adalah jalan terakhirku ketika tak lagi mampu ku tahan beban kerinduan yang menghimpit dadaku. Nengalirkan air mata adalah hal paling akhir ketika tak mampu lagi ku hibur hatiku. Ketika bertemu denganmu menjadi sebuah kemestian, keniscayaan.
Ul, kadang serasa terlalu sempit hati ini saat rindu begitu menggebu. Saat gelora begitu menggila. Serasa tiada guna seluruh pertahanan jiwa. Tak ada tempat lagi untuk berbagi, tak mungkin dapat ku bagi beban rindu ini. Semua hanya untukmu. Anugerah terindah dari Tuhanku.
Ul, menangis adalah caraku ketika kata telah kehilangan makna. Air mata adalah sungai kecil yang bermuara di hatiku untuk mengalirkan rindu saat dinding hati tak lagi mampu menahan gulungan gelombangnya.
Ul,hari ini segenap rasa, hati, dan jiwaku penuh denganmu. Kasih, cinta, rindu sepenuh seluruh untukmu. Biarlah hari ini ku lalui hanya untuk menikmati rinduku padamu.
Ul, seluruh dekap cintaku terlalu rindu untuk mendekapmu.
Ul,ah… engkau pasti tahu seluruh aliran ini, gelombang ini, cinta ini, rindu ini, rasa ini….
Semoga Ia yang Maha Segala segera menunjukkan jalan bagi kebersamaan kita. Amin.
Ul, kadang serasa terlalu sempit hati ini saat rindu begitu menggebu. Saat gelora begitu menggila. Serasa tiada guna seluruh pertahanan jiwa. Tak ada tempat lagi untuk berbagi, tak mungkin dapat ku bagi beban rindu ini. Semua hanya untukmu. Anugerah terindah dari Tuhanku.
Ul, menangis adalah caraku ketika kata telah kehilangan makna. Air mata adalah sungai kecil yang bermuara di hatiku untuk mengalirkan rindu saat dinding hati tak lagi mampu menahan gulungan gelombangnya.
Ul,hari ini segenap rasa, hati, dan jiwaku penuh denganmu. Kasih, cinta, rindu sepenuh seluruh untukmu. Biarlah hari ini ku lalui hanya untuk menikmati rinduku padamu.
Ul, seluruh dekap cintaku terlalu rindu untuk mendekapmu.
Ul,ah… engkau pasti tahu seluruh aliran ini, gelombang ini, cinta ini, rindu ini, rasa ini….
Semoga Ia yang Maha Segala segera menunjukkan jalan bagi kebersamaan kita. Amin.
Label:
rindu berat
lg kangen
Ul, ku merindumu luar biasa. Begitu hebat seperti saat kita belum bersama. Begitu mendesak dada, begitu menggelisahkan, begitu benar menekan dada.
Ul, ku merindumu luar biasa. Begitu hebat hingga hanyutkan semua. Begitu kuat menekan segala rasa.
Ul, ku merindumu luar biasa. Hingga tak ada kata tuk ungkapkan rasa.
Ul, ku merindumu luar biasa, tak ada tempat bagi lainnya.
Ul, ku merindumu luar biasa, hingga hari ini pun hatiku kacau seperti masa-masa ketika kebersamaan masih impian kita.
Ul, ku merindumu luar biasa. Biarlah kacau saja hariku, aku hanya ingin menikmatinya…
Ul, ……..
Ul, ku merindumu luar biasa. Begitu hebat hingga hanyutkan semua. Begitu kuat menekan segala rasa.
Ul, ku merindumu luar biasa. Hingga tak ada kata tuk ungkapkan rasa.
Ul, ku merindumu luar biasa, tak ada tempat bagi lainnya.
Ul, ku merindumu luar biasa, hingga hari ini pun hatiku kacau seperti masa-masa ketika kebersamaan masih impian kita.
Ul, ku merindumu luar biasa. Biarlah kacau saja hariku, aku hanya ingin menikmatinya…
Ul, ……..
Label:
rindu padamu
Jumat, 29 Juli 2011
sayang
ul, kangen banget. semua kembali mengemuka tatkala kembali mengaduk-aduk video di harddisk. video drumband, display anak-anak, latihan drumband dan pentas terakhir drumband di lapangan. Semua mengingatkan jejak-jejakmu, memantulkan bayangan dirimu, bukti kerja keras bersama.
ul, kangen banget lagi. kangennnnnnn bangeeeeeeeeeeeeeet
ul, kangen banget lagi. kangennnnnnn bangeeeeeeeeeeeeeet
Label:
rindu berat
Langganan:
Postingan (Atom)